Saya follow Belajar Literasi di Instagram sejak tahun lalu saat mereka mengadakan kelas bersama Agus juga, tapi saat itu kelasnya offline jadi saya tidak bisa ikut. Minggu lalu saya melihat postingan mereka soal Webinar Menulis Esai ala Agus Mulyadi. Acaranya diadakan Sabtu 8 Agustus dan tanpa pikir panjang saya langsung daftar. Sembilan puluh sembilan ribu paling worth it bulan ini.
Saya mengikuti Agus Mulyadi aka Agus Magelangan sudah lama, sejak jaman-jaman tulisan sempak indomaret di blognya. Saya punya beberapa bukunya dan mendengarkan podcastnya baik dia sebagai tamu ataupun pengisi utama (podcast Mojok). Tulisan-tulisan Agus ringan, lucu, dan renyah itu sudah jelas. Tapi persona dan logat cah ndeso-nya yang kental itu buat saya jadi nilai plus lain karena semacam jadi pengingat masa-masa bermain. Some of my friends back then sounds just like him ketika bicara.
Dalam webinar kemarin Agus menjelaskan teknik-tekniknya dalam membuat tulisan yang bikin orang betah membaca. Dia menjelaskan di antaranya bagaimana membuat kalimat/paragraf pembuka yang memikat, membuat penutup yang berkesan, menggambarkan situasi secara indah, memilih vocab yang menggugah, menggunakan prinsip rule of three, dan menerapkan perumpamaan yang pas. Ternyata tulisan-tulisan lucu dan luwes itu dibangun dengan struktur yang sudah tertentu.
Saya tahu mau ikut webinar Agus Mulyadi 100 kali pun saya tidak akan bisa menulis lucu seperti dia. Menurut saya lucu itu bakat, sama seperti tidak semua orang bisa stand up comedy. Agus bisa dengan jenaka memasukkan dalam tulisannya frase "keblondrok bakule slondokkk", tapi kalau saya yang melakukan itu jelas malah jadi cringe dan terlalu trying to be funny.
Maka saya secara sadar ikut webinar ini bukan untuk jadi penulis, misi saya hanyalah untuk mendapatkan ilmu bagaimana membuat tulisan tidak terlalu dingin dan kaku. Webinar ini juga semakin meyakinkan saya bahwa kemampuan menulis itu penting bahkan jika pekerjaan kita bukan penulis ataupun sosok digital.
Ah, weekend well spent.
Chandra
0 comments:
Post a Comment